Tips Mengajukan Klaim Asuransi Mobil Agar Tidak Ditolak


Dalam mengajukan klaim asuransi mobil, terdapat beberapa hal yang perlu digarisbawahi. Salah satunya adalah melengkapi dokumen-dokumen resmi yang dibutuhkan. 

Pada dasarnya syarat dan ketentuan pengajuan klaim asuransi mobil sudah tercantum dalam polis. Jika kamu mencermatinya, tentu ketika terjadi sebuah kerusakan pada mobil kamu sudah tahu apa yang harus dilakukan.

Sayangnya, tak semua orang mau membaca dengan seksama perihal polis yang diberikan. Alhasil, banyak hal yang tak mereka ketahui mengenai prosedur dan ketentuan yang berlaku dalam asuransi. Akibatnya, seringkali pengajuan klaim yang mereka ajukan pun ditolak oleh pihak asuransi karena menyalahi peraturan atau melanggar syarat dan ketentuan.

Nah, agar kamu tidak mengalami kejadian serupa, yuk simak tips mengajukan klaim asuransi mobil agar tidak ditolak berikut ini:

  • Segera melaporkan kejadian pada pihak asuransi
Foto: PxHere

Perusahaan asuransi menentukan batas maksimal waktu yang ditentukan untuk melakukan pelaporan. Di Onoff Insurance, batas waktu yang ditentukan adalah 2 x 24 jam setelah kejadian. Artinya, jika kamu melaporkan kerusakan pada mobil setelah seminggu dari waktu kejadian. Maka kemungkinan besar klaim asuransi mobil kamu pun akan ditolak.

Untuk itu, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan menghubungi pihak asuransi dan memberitahukan bahwa kamu telah mengalami kecelakaan atau kerusakan pada mobil yang diasuransikan.

Perlu diketahui, bahwa kamu harus melapor melalui kontak asuransi secara resmi. Jangan melaporkan kejadian yang kamu alami lewat Whatsapp atau sosial media lain dari sales atau kenalan kamu yang bekerja di perusahaan asuransi tersebut. Jika kamu menggunakan aplikasi Onoff Insurance, kamu bisa melaporkan kejadian melalui aplikasi.

Setiap perusahaan asuransi memiliki kebijakannya tersendiri. Maka dari itu, untuk menghindari klaim asuransi mobil ditolak, ikutilah peraturan yang berlaku. Misalnya, dengan menghubungi customer service-nya melalui telepon atau email.

  • Ambil foto bagian yang rusak
Foto: Freepik

Selanjutnya, kamu juga perlu mengambil foto pada bagian mobil yang rusak. Foto ini dapat dijadikan barang bukti agar klaim asuransi mobil kamu diterima nantinya.

Pastikan kerusakan yang kamu foto bukanlah kerusakan yang sudah ada sejak awal sebelum kamu mendaftar asuransi karena tentu saja itu tidak akan termasuk perlindungan yang diberikan oleh perusahaan.

  • Lengkapi dokumen yang dibutuhkan
Foto: PxHere

Untuk mengetahui apa saja dokumen yang dibutuhkan dalam pengajuan klaim. Kamu bisa mencaritahunya melalui polis yang kamu miliki.

Namun, pada umumnya dokumen yang dibutuhkan adalah SIM, KTP, surat keterangan dari polisi (jika mobil mengalami kecelakaan atau kehilangan karena kasus pencurian) dan lain-lain. 

Dokumen yang tidak lengkap bisa menjadi alasan pihak asuransi menolak klaim yang kamu ajukan.

  • Pastikan wilayah kejadian di-cover oleh pihak asuransi 
Foto: PxHere

Apabila kamu mengalami insiden kecelakaan di luar domisili. Pastikan bahwa wilayah tersebut termasuk dalam perlindungan pihak asuransi. Jika tidak, bisa jadi pengajuan klaim kamu pun akan ditolak.

Untuk itu, tetaplah berkendara dengan hati-hati. Karena tidak seluruh peristiwa kerusakan ditanggung oleh asuransi mobil kamu.

  • Tidak melanggar hukum
Foto: PxHere

Pihak asuransi tidak akan meng-cover kerugian yang disebabkan oleh pelanggaran hukum. Misalnya, ketika kamu berkendara tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) atau karena kamu melanggar rambu-rambu lalu lintas.

Hal yang sama juga berlaku apabila kamu melakukan parkir sembarangan kemudian mobil kamu hilang karena dicuri. Pengajuan klaim kamu pun bisa ditolak oleh pihak asuransi.

  • Pastikan polis dalam status aktif
Foto: Flickr

Selanjutnya, pengajuan klaim asuransi mobil kamu juga akan ditolak apabila polis dalam status tidak aktif.

Hal ini bisa terjadi saat premi yang harus dibayarkan sudah jatuh tempo, namun tidak segera dilunasi.

Nah, itulah tadi beberapa tips mengajukan klaim asuransi mobil agar tidak ditolak. Intinya, sebagai nasabah yang baik, kamu harus mencermati setiap perjanjian dan keterangan yang tertulis dalam polis. Jangan sampai karena keteledoran kamu, justru merugikan dirimu sendiri nantinya.