Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Asuransi dengan Garansi Mobil


Masih banyak orang yang beranggapan bahwa asuransi mobil dengan garansi mobil adalah dua hal yang sama. Keduanya sama-sama akan memberikan ganti rugi ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Ini menunjukkan bahwa banyak orang belum memahami perbedaan asuransi dengan garansi mobil.

Padahal kenyataannya, dua hal tersebut sangatlah berbeda. Memang jika dilihat dari luarnya saja, tak banyak perbedaan yang terlihat. Artikel kali ini akan membagikan informasi lengkap seputar perbedaan antara asuransi dengan garansi mobil yang sering dianggap sama.

Penasaran apa saja itu? Simak artikel berikut, ya!

Definisi Asuransi dan Garansi Mobil

Dimulai dari definisninya, asuransi mobil merupakan sebuah produk yang akan memberikan perlindungan terhadap kendaraan roda empatmu dari beragam bentuk kerusakan, mulai dari kerusakan ringan, berat hingga kasus kehilangan atau pencurian.

Pengertian garansi mobil sendiri adalah sebuah bentuk jaminan yang diberikan secara langsung oleh pihak produsen terhadap pelanggan. Biasanya jaminan garansi ini diberikan karena barang atau produk yang diproduksi oleh mereka mengalami kerusakan akibat kesalahan dalam produksi sehingga menimbulkan kendala yang di luar dugaan.

Garansi mobil biasanya berkisar antara 3 hingga 5 tahun, tergantung produsen dan pihak penjual mobilnya. Sedangkan asuransi biasanya hanya berlangsung antara 3 – 12 bulan, namun bisa diperpanjang sesuai dengan keinginan nasabahnya.

Cara Mendapatkannya

Untuk asuransi, tentu saja jika kamu ingin mendapatkannya haruslah dengan mendaftarkan mobilmu terlebih dahulu pada perusahaan asuransi yang kamu pilih. Selanjutnya, kamu bisa memilih perlindungan seperti apa yang kamu inginkan untuk mobilmu. Apakah yang kamu perlukan adalah perlindungan yang menyeluruh (comprehensive) atau perlindungan pada kerusakan mayor dan kehilangan saja (TLO) ?

Sedangkan untuk garansi, pada dasarnya pasti akan kamu dapatkan setelah membeli sebuah mobil baru. Biasanya garansi ini akan berbentuk seperti buku kecil atau kartu yang nantinya harus kamu bawa ketika ingin melakukan klaim garansi.

Apa saja yang akan didapat?

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, dalam asuransi mobil terdapat beberapa jenis dengan perlindungan yang berbeda sehingga kamu harus menentukan mana yang lebih cocok dan sesuai dengan kebutuhan.

Ada asuransi all risk atau komprehensif yang akan memberikan perlindungan mulai dari kerusakan ringan, berat hingga kasus kehilangan. Ada juga asuransi total loss only atau TLO yang hanya akan meng-cover kerusakan yang bersifat mayor atau kerusakan di atas 75% dari harga pasaran mobil serta kasus kehilangan.

Garansi mobil umumnya hanya melindungi mesin dan suku cadang serta memberikan perawatan terkait ganti oli, service mobil dan lain-lain. Kasus kehilangan mobil juga tidak akan termasuk dalam garansi ini, ya!

Biaya yang harus dikeluarkan

Untuk biaya asuransi mobil sendiri tentu beragam. Biaya ini biasa disebut dengan premi. Nah, premi dalam asuransi ini harus dibayarkan sesuai kesepakatan. Besaran biaya premi sendiri bisa dipengaruhi oleh berbagai hal. Mulai dari usia mobil, jenis mobil, dan beberapa faktor risiko yang lain. Kamu juga perlu menyiapkan biaya deductible atau biaya risiko sendiri yang harus kamu keluarkan tiap mengajukan klaim.

Sedangkan untuk garansi mobil, kamu tidak akan dikenakan biaya apapun alias gratis untuk menikmati fasilitas ini.

Cara mengajukan klaim

Untuk asuransi sendiri terdapat beberapa dokumen yang harus kamu lengkapi tergantung kebijakan dari masing-masing penyedia asuransi. Kelengkapan ini biasanya meluputi KTP, SIM, STNK, surat keterangan dari kepolisian, bukti foto kerusakan, dan lain-lain.


Prosedur pengajuan klaimnya pun harus secara runut yakni: melaporkan kejadian pada pihak asuransi, melengkapi dokumen yang dibutuhkan, hingga pengecekan oleh pihak surveyor sampai akhirnya mobilmun diperbaiki oleh bengkel yang menjadi rekanan asuransi.

Dalam garansi mobil, kamu harus membawa mobilmu ke dealer resmi dari produsen mobil tersebut untuk mendapatkan garansi. Pastikan juga kamu membawa kartu garansi yang sudah diberikan di awal pembelian mobil.

Hindari hal-hal ini agar pengajuan klaim tidak ditolak

Pada asuransi terdapat beberapa hal yang dapat menggugurkan pengajuan klaim meliputi masa polis yang sudah berakhir, premi yang menunggak, masa berlaku SIM berakhir, melanggar hukum, mobil hilang karena penggelapan, berkendara dalam keadaan mabuk dan masih banyak lagi lainnya.

Garansi akan hangus apabila kamu memodifikasi perangkat audio di bengkel yang tidak resmi, memodifikasi ban dengan ukuran yang lebih besar, melakukan perubahan terhadap aliran listrik dalam mobil dan lain sebagainya.

Itulah tadi beberapa perbedaan asuransi dengan garansi mobil yang harus kamu ketahui. Memiliki garansi saja munngkin tidak cukup bagi banyak orang untuk memberikan perlindungan terhadap mobil kesayangan. Memiliki asuransi merupakan pilihan terbaik untuk memberikan perlindungan menyeluruh yang akan membuat pengalaman berkendaramu menjadi lebih nyaman.