Cara Klaim Asuransi Mobil yang Hilang Dicuri

Cara klaim asuransi mobil yang hilang dicuri

Salah satu perlindungan yang diberikan oleh perusahaan asuransi terhadap mobil yang kamu miliki adalah proteksi terhadap kehilangan. Kamu bisa melakukannya dengan cara klaim asuransi mobil yang hilang dicuri.

Dalam hal ini, kehilangan yang terjadi disebabkan oleh kasus pencurian yang sama sekali tidak kamu duga. Kehilangan ini berbeda dengan kondisi dimana kamu menyewakan mobil kemudian si penyewa membawa kabur mobilmu. Hal tersebut bukan termasuk pencurian, melainkan penggelapan. Perlu kamu ketahui bahwa kasus penggelapan tidak termasuk yang di-cover oleh perusahaan asuransi.

Lantas, bagaimana cara klaim asuransi mobil yang hilang dicuri?

Foto: Freepik

Cara melakukan klaim asuransi untuk kasus pencurian berbeda dengan cara klaim asuransi ketika mobil kamu mengalami kerusakan. Ketika mobil hilang, langkah yang perlu kamu tempuh untuk melakukan klaim jadi  jauh lebih kompleks. Ada beberapa tahapan yang perlu kamu lakukan agar klaim kamu dapat diterima oleh pihak asuransi. 

Melakukan pelaporan ke pihak berwajib

cara klaim asuransi mobil yang hilang dicuri

Agar bisa mengajukan klaim, kamu perlu mendapatkan beberapa dokumen dari pihak kepolisian. Beberapa diantaranya adalah surat keterangan kehilangan dari kepolisian, surat keterangan pemblokiran STNK dari Polda, serta berita acara pemeriksaan atau BAP.

Berita acara adalah dokumen legalitas yang digunakan sebagai bukti suatu kejadian tertentu, termasuk pencurian mobil. Mereka yang mengalami kejadian pencurian mobil disarankan untuk segera mengurus berita acara karena maksimal pelaporan adalah 1×24 jam setelah kejadian.

Nah, di kantor kepolisian kamu akan diarahkan untuk mengisi data pribadi serta kronologis kejadian pencurian mobil kamu. Setelah laporan selesai dibuat, pihak polisi biasanya akan memeriksa dua saksi untuk dimintai keterangan mengenai kejadian. 

Selain itu, pihak kepolisian biasanya juga akan langsung memblokir seluruh dokumen dari kendaraan yang hilang. Tujuannya adalah agar tidak terjadi penyalahgunaan data yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Membuat laporan pada pihak asuransi

Foto: Flickr

Selanjutnya, hal yang perlu kamu lakukan adalah melaporkan peristiwa kehilangan tersebut pada pihak penyedia jasa asuransi. Perlu kamu ketahui bahwa asuransi kendaraan pada umumnya memiliki batas waktu klaim yang sangat singkat. Onoff menerapkan batasan waktu klaim 2 x 24 jam setelah kejadian. Jika kamu melakukan klaim lebih dari waktu yang telah ditentukan, pengajuan klaim kamu bisa saja ditolak.

Maka dari itu, segera hubungi perusahaan asuransi ketika kamu mengalami kasus kehilangan dan berikan informasi sedetail mungkin. Pastikan kamu memberikan laporan sesuai dengan kejadian yang sebenarnya dan tidak mengada-ada. Jika kamu merekayasa laporan tersebut, pihak asuransi jelas akan menolak klaim yang kamu ajukan.

Jika kamu menggunakan aplikasi Onoff, mengajukan klaim untuk pencurian mobil bisa kamu lakukan dengan mudah di dalam aplikasi. Kamu tinggal mengisi form pendek dan menuliskan kronologi singkat kemudian klaim kamu akan segera diproses. Selanjutnya, pihak Onoff akan menghubungi kamu untuk memastikan kelengkapan dokumen.

Lengkapi dokumen pendukung klaim asuransi mobil yang hilang dicuri

Foto: Flickr

Untuk mengajukan klaim kepada pihak asuransi, terdapat beberapa dokumen yang harus kamu lengkapi. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Fotocopy SIM & KTP (sesuai yang tercantum di STNK)
  2. Dokumen asli STNK, BPKB dan faktur pembelian kendaraan
  3. Polis asuransi kendaraan
  4. Surat keterangan kehilangan dari kepolisian
  5. Surat keterangan pemblokiran STNK dari Polda
  6. Surat BAP (Berita Acara Pemeriksaan)

Setelah semua dokumen yang diminta sudah kamu lengkapi dan diterima oleh pihak asuransi. Maka, kamu tinggal menunggu proses klaim asuransi selesai. Nah, jika pengajuan klaim asuransi kamu disetujui oleh pihak asuransi, maka kamu akan mendapatkan dana ganti rugi.

Demikian proses klaim yang perlu kamu lakukan jika mobilmu hilang dicuri. Jangan lupa untuk selalu hati-hati dan waspada setiap kamu meninggalkan kendaraan kamu baik di tempat parkir, di pinggir jalan, maupun di sekitar rumah. Proteksi mobil kamu dengan asuransi kendaraan terbaik agar pikiranmu jadi lebih tenang. Semoga artikel ini bermanfaat!