Apakah Asuransi Mengcover Kendaraan Transportasi Online?

asuransi kendaraan untuk transportasi online

Bagi pemilik mobil yang memutuskan untuk menggunakan mobilnya sebagai taksi online, pasti terbesit sebuah pertanyaan, apakah ada asuransi kendaraan untuk transportasi online?

Fenomena transportasi online tengah merebak saat ini. Banyak orang merasa dipermudah dengan keberadaan ojek maupun taksi online. Selain itu, tak sedikit juga yang merasakan manfaatnya dengan menambah pundi-pundi penghasilan lewat menjadi driver transportasi online

Dalam menjadi driver transportasi online, tentu keselamatan menjadi prioritas nomor satu. Tak hanya bagi keselamatan kamu, namun juga keselamatan kendaraan, penumpang dan pengendara lain.

Kira-kira bisa gak sih kendaraan yang digunakan untuk ojek online diasuransikan?

asuransi kendaraan untuk transportasi online
Foto: Flickr

Jawabannya, bisa. Tapi untuk saat ini Onoff hanya menyediakan layanan asuransi untuk kendaraan pribadi atau non-commercial. Mungkin dalam waktu yang akan datang, Onoff dapat menyediakan layanan asuransi untuk mobil yang digunakan untuk kegiatan komersial.

Syaratnya untuk mendapatkan asuransi bagi kendaraan transportasi online kurang lebih sama seperti ketika kamu mendaftar asuransi untuk kendaraan pribadi.

Perlu kamu ketahui, apabila kamu sudah mendaftarkan mobil/motor pribadi kamu untuk asuransi, maka kamu harus melakukan laporan terhadap pihak asuransi terlebih dahulu saat kamu memutuskan untuk menggunakan kendaraan tersebut untuk kepentingan komersial (contoh: menjadi driver ojek/taksi online). Jika tidak, pengajuan klaim kamu di masa mendatang bisa ditolak oleh perusahaan asuransi terkait.

Hal ini dikarenakan tujuan penggunaan kendaraan kamu sudah berubah. Tadinya digunakan untuk pribadi, sekarang digunakan untuk kebutuhan komersial.

Kebijakan tersebut sesuai dengan peraturan yang sudah tertulis dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) yang secara jelas menyatakan bahwa proteksi dari asuransi akan dianggap gugur apabila kendaraan digunakan untuk tujuan selain yang tertera dalam polis.

Hal ini dikarenakan mobil atau motor yang digunakan untuk sarana transportasi online cenderung memiliki risiko lebih besar dibandingkan ketika mobil/motor tersebut hanya digunakan untuk pribadi.

Cara mengajukan perubahan asuransi untuk kendaraan komersial

Foto: Pexels

Nah, buat kamu yang sudah memiliki asuransi kendaraan dan sekarang kendaraan tersebut kamu gunakan untuk kepentingan komersial, ada baiknya kamu segera melapor pada perusahaan asuransi terkait dengan status penggunaan kendaraan yang sudah berubah.

Kamu hanya perlu memberitahukan mengenai kegunaan mobil/motor kamu yang semula untuk pribadi kini digunakan untuk mencari penghasilan. Kamu bisa melakukannya hanya dengan menghubungi pihak asuransi melalui email ataupun telepon. Langkah selanjutnya tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan. Ada yang biasanya akan melakukan survei ulang, ada juga yang tidak memerlukannya.

Jika perubahan status penggunaan kamu sudah disetujui, pihak dari asuransi akan menerbitkan polis yang baru dengan perubahan sesuai dengan yang telah kamu sampaikan.

Selain itu, kamu mungkin juga akan mengalami perubahan premi sebab transportasi yang digunakan untuk keperluan komersial jauh lebih berisiko.

All risk atau TLO, mana yang lebih cocok untuk mobil yang digunakan untuk kepentingan komersial?

Foto: Flickr

Seperti yang kita tahu, asuransi kendaraan terdapat dua macam yakni: all risk dan total loss only (TLO). Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Pada asuransi all risk kelebihannya terletak pada perlindungan yang lebih menyeluruh. Dimulai dari kerusakan minor, mayor hingga kasus kehilangan/pencurian kendaraan. Sedangkan kekurangannya adalah biaya premi yang cukup tinggi.

Berkebalikan dengan asuransi all risk, TLO menawarkan premi yang terjangkau. Namun, TLO memberikan perlindungan hanya ketika kendaraan mengalami kerusakan parah yang memakan biaya di atas 75 persen dari harga pasaran mobil.

Lalu, mana yang lebih cocok?

Sebenarnya ini tergantung pada preferensi kamu. Namun, melihat risiko dari transportasi online yang lebih tinggi ketika di jalan maka asuransi all risk jauh lebih disarankan. Jika kamu merasa perlindungan dari asuransi TLO sudah cukup, kamu boleh memilihnya. Semua tergantung pada kebutuhan dan pilihan kamu.

Demikianlah artikel mengenai asuransi kendaraan untuk transportasi online. Semoga bermanfaat!